Tarif Parkir di Sekitar PRSU Mencekik Leher, Dishub Diminta Menertibkan

Selasa, 19 Maret 2019 | 10.18 WIB

Bagikan:
Ilustrasi. (Foto: hariansib.com)
Editorial.co.id | Tarif parkir di sekitaran arena Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) yang dikutip para pemuda setempat "mencekik leher". Untuk mobil dipungut antara Rp25 ribu hingga Rp35 ribu, sepedamotor Rp5 ribu sampai Rp10 ribu.

"Benar-benar gila biaya parkir di sini. Masa tarif parkir mobil sampai Rp30 ribu. Saat diminta karcis atau kuitansi untuk pengenaan tarif tersebut, oknum pemuda setempat tidak mau memberikannya. Anehnya sejak PRSU dibuka tidak kelihatan petugas Dishub maupun polisi," keluh Oji warga Jalan Pintu Air IV, Kelurahan Kwalabekala, Kecamatan Medan Johor kepada wartawan, Senin (18/3).

Menurut Oji, dia mengunjungi PRSU bersama keluarganya, Sabtu (16/3) malam. Dia dikenakan tarif parkir Rp25 ribu di tepi jalan Gatot Subroto dekat PRSU. Ketika Oji menanyakan kenapa tarif parkir begitu mahal, petugas parkir yang menurut Oji tidak mau disebut namanya mengemukakan bahwa tarif yang dikenakannya sudah murah.

"Karena menurut petugas parkir tersebut, parkir di halaman kantor dan sekolah di sekitar PRSU ada yang sampai Rp30 ribu dan Rp35 ribu. Kok seolah ada pembiaran dari aparat keamanan. Jangan-jangan penetapan sesuka hatinya ini ada yang membeking," katanya menduga.

Hal senada juga dikeluhkan Ari, pengendara sepedamotor. Dia mengaku diminta Rp10 ribu sekali parkir di luar komplek parkir PRSU.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi A DPRD Medan Sabar Syamsurya Sitepu minta kepada aparatur Pemko Medan, baik itu camat, lurah maupun aparat negara seperti kepolisian agar siaga di lokasi untuk menertibkan orang-orang yang seenaknya mengutip biaya tidak masuk akal sehingga menyusahkan pengunjung Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) itu.

"Apa yang disampaikan masyarakat terhadap mahalnya uang parkir yang dimintai pemuda setempat di sekitar lokasi PRSU itu harus disikapi dengan turun ke lapangan dan segera menertibkannya," tegas politisi Golkar ini di ruang Komisi A DPRD Medan, Senin (18/3).

Mahalnya parkir tersebut kata Sabar, dapat mengurangi jumlah pengunjung PRSU. Padahal Gubsu mengimbau agar masyarakat beramai-ramai ke PRSU.

"Tapi, jika uang parkirnya sampai mencekik leher, nanti masyarakat malah enggan datang ke sana. Belum lagi karcis masuknya Rp20 ribu di hari biasa dan Rp25 ribu hari libur juga tergolong mahal," kata Sabar.

Plt Kadis Perhubungan Kota Medan Renward Parapat melalui pesan WhatsApp berjanji akan menurunkan anggota ke lokasi tersebut. Dan ia juga mengaku tidak tahu apakah tarif parkir yang dikenakan pemuda setempat kepada pengunjung tersebut dibeking pihak-pihak tertentu. "Saya tidak tahu, dan tidak mungkin anggota Dishub berani membeking penetapan tarif tersebut," pungkasnya. 



Sumber: hariansib.com
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI